Transfer Gila Awal Tahun! Tim E-Sports Indonesia Rekrut ‘Faker’-nya Valorant Asal Korea, Pecahkan Rekor Transfer Asia Tenggara

0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

JAKARTA, – Jagat E-Sports tanah air benar-benar dibuat gempar pada Senin (5/1/2026) malam ini. Sebuah pengumuman mengejutkan datang dari salah satu organisasi gaming raksasa di Indonesia, yang menandakan dimulainya era baru dominasi tim Merah Putih di kancah global.

Melalui konferensi pers daring yang disaksikan ratusan ribu penggemar, manajemen tim secara resmi mengumumkan perekrutan seorang superstar Valorant asal Korea Selatan. Langkah ini bukan sekadar transfer biasa, melainkan sebuah pernyataan ambisi yang sangat serius.

Datangkan “Dewa” Valorant ke Jakarta
Pemain yang didatangkan bukanlah sosok sembarangan di skena kompetitif Valorant dunia. Dengan segudang prestasi internasional dan kemampuan mekanik di atas rata-rata, ia kerap dijuluki oleh komunitas global sebagai “Faker”-nya Valorant—merujuk pada legenda hidup League of Legends yang tak tergoyahkan.

Kehadiran sang pemain di Jakarta dinilai akan mengubah peta kekuatan E-Sports di Asia Pasifik secara drastis. Ia diharapkan tidak hanya membawa skill tingkat dewa, tetapi juga mentalitas juara dan kedisiplinan khas tim-tim elit Korea ke dalam skuad Indonesia.

Nilai Transfer Pecahkan Rekor Regional
Meskipun manajemen tim memilih untuk merahasiakan angka pasti, sumber internal terpercaya membocorkan bahwa nilai kontrak dan biaya transfer (buyout fee) untuk mendatangkan sang bintang mencapai angka yang fantastis. Bahkan, nilai tersebut dikonfirmasi telah memecahkan rekor transfer E-Sports tertinggi sepanjang sejarah di kawasan Asia Tenggara.

“Ini adalah investasi terbesar yang pernah kami lakukan. Ini bukti komitmen kami untuk membawa nama Indonesia ke puncak tertinggi,” ujar CEO tim tersebut dalam pernyataannya.

Target Harga Mati: Juara Dunia 2026
Alasan di balik transfer “gila-gilaan” ini sangat jelas. Organisasi tersebut tidak lagi hanya menargetkan dominasi di level Asia Tenggara (SEA) atau Asia Pasifik (APAC).

Manajemen secara tegas menyatakan bahwa target harga mati mereka dengan skuad “bertabur bintang” ini adalah mengangkat trofi Juara Dunia Valorant Champions 2026 akhir tahun nanti. Kedatangan sang superstar Korea dianggap sebagai kepingan puzzle terakhir yang dibutuhkan untuk mewujudkan mimpi besar tersebut.

Media sosial malam ini dipenuhi oleh reaksi euforia dari para penggemar E-Sports Indonesia yang sudah tidak sabar menantikan debut sang “Faker” berseragam tim kebanggaan tanah air.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%