JAKARTA, – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka lembaran tahun 2026 dengan kinerja yang gemilang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana hari ini, Senin (5/1/2026), sukses ditutup di zona hijau dengan penguatan signifikan. IHSG hari ini melesat 1,5 persen dan berhasil menembus level psikologis baru di angka 7.450,55.
Aksi beli masif yang dilakukan oleh investor domestik maupun asing mewarnai sepanjang jalannya perdagangan. Alhasil, suasana optimisme langsung terasa di lantai bursa sejak sesi pembukaan pagi tadi.
Respons Positif Arahan Tegas Presiden
Kenaikan tajam IHSG hari ini tidak lepas dari sentimen positif yang datang dari Istana Negara. Pasalnya, para pelaku pasar merespons sangat baik instruksi tegas Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna pagi tadi. Presiden meminta jajaran menteri ekonominya untuk langsung “tancap gas” mengejar target pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pada kuartal pertama.
Pernyataan tersebut memberikan kepastian dan kepercayaan diri bagi para investor. Mereka menilai pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menjaga stabilitas dan mengakselerasi roda perekonomian di tengah tantangan global.
Asing Borong Saham “Big Cap” Perbankan
Sementara itu, data perdagangan mencatat arus modal asing masuk (net buy) dalam jumlah jumbo hari ini. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih mencapai Rp2,1 triliun di seluruh pasar.
Menariknya, aksi borong ini terpusat pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big cap), khususnya di sektor perbankan yang dianggap sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Saham-saham bank raksasa seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi incaran utama dan kompak ditutup menguat signifikan.
Menurut Analis Senior dari Mirae Asset Sekuritas, kenaikan sektor perbankan ini sangat wajar. Sebab, sektor ini adalah yang paling diuntungkan jika target pertumbuhan ekonomi pemerintah tercapai.
“Investor asing melihat valuasi perbankan kita masih menarik dengan fundamental yang solid. Instruksi Presiden tadi pagi menjadi katalis kuat untuk masuk kembali ke pasar Indonesia,” ujarnya.
Sebagai penutup, kinerja cemerlang IHSG hari ini memberikan harapan baru bagi iklim investasi di Indonesia sepanjang tahun 2026. Pelaku pasar berharap momentum positif ini dapat terus terjaga di hari-hari mendatang.


