JAKARTA, – Kabar buruk bak petir di siang bolong menghantam persiapan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Senin (5/1/2026) sore. Hanya sepekan menjelang jadwal keberangkatan skuad Garuda ke Qatar untuk ajang paling bergengsi, Piala Asia 2027, pelatih Shin Tae-yong justru dihadapkan pada krisis striker yang serius.
Sesi latihan intensif yang digelar di Jakarta sore tadi memakan korban. Berdasarkan informasi terpercaya yang dihimpun dari dalam kamp pelatihan, dua striker utama yang selama ini menjadi tumpuan lini serang Timnas Indonesia mengalami cedera secara bersamaan. Insiden ini sontak membuat tim pelatih pusing tujuh keliling mengingat waktu persiapan yang sudah sangat mepet.
Cedera Serius di Momen Kritis
Belum ada konfirmasi resmi mengenai detail cedera dan identitas kedua pemain tersebut, namun sumber internal menyebutkan bahwa keduanya diragukan bisa pulih tepat waktu sebelum laga perdana di Qatar nanti. Kehilangan dua ujung tombak sekaligus jelas menjadi pukulan telak bagi ambisi Indonesia untuk melangkah jauh di turnamen empat tahunan tersebut.
Situasi darurat ini memaksa Shin Tae-yong untuk bergerak cepat mencari solusi alternatif sebelum batas akhir pendaftaran pemain ditutup.
Rumor Panas: Bomber “Grade A” Dipanggil Malam Ini?
Di tengah kepanikan tersebut, rumor kuat beredar kencang di kalangan awak media olahraga malam ini. Pelatih asal Korea Selatan itu disebut-sebut akan melakukan perjudian besar dengan melakukan pemanggilan darurat (emergency call-up) terhadap seorang pemain “misterius”.
Sosok yang dimaksud kabarnya adalah seorang striker keturunan dengan kualitas “Grade A” yang baru saja merampungkan proses naturalisasinya di Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Pemain ini sebelumnya tidak masuk dalam daftar panggil awal karena masalah administrasi, namun situasi mendesak sore ini mengubah segalanya.
“Coach Shin sedang mempertimbangkan serius untuk memasukkan nama pemain tersebut malam ini juga. Administrasinya sudah beres, tinggal menunggu lampu hijau dari pelatih. Dia (pemain keturunan) saat ini masih standby di Jakarta,” ujar seorang sumber yang dekat dengan PSSI.